1.Obat nabati sebagai rebusan atau ekstrak yang aktivitas dan efek yang sering kali berbeda-beda tergantung dari : asal tanaman dan cara pembuatan
2. Isolasi
efedrin-ephedra vulgaris (Ma Huang)
atropin - atropa belladona
morfin - papaver somniferum
digoksin - digitalis lanata
vinblastin - vinca rosea
3.Penemuan penisillin oleh A.flemming(1928)
Sejarah ilmu farmakologi
Dibagi menjadi 2 periode :
• Periode kuno (sebelum th 1700)
– Ditandai dengan observasi empirik penggunaan obat
dapat dilihat di Materia Medika
– Catatan tertua dijumpai pada pengobatan Cina dan
Mesir
– Claudius Galen (129–200 A.D.) orang pertama yg
mengenalkan bahwa teori dan pengalaman empirik
berkontribusi seimbang dlm penggunaan obat
• Theophrastus von Hohenheim (1493–1541 A.D.), atau
Paracelsus All things are poison, nothing is without
poison; the dose alone causes a thing not to be poison.”
• Johann Jakob Wepfer (1620–1695) the first to verify by
animal experimentation assertions about pharmacological
or toxicological actions
2. Isolasi
efedrin-ephedra vulgaris (Ma Huang)
![]() |
| Theophrastus von Hohenheim |
morfin - papaver somniferum
digoksin - digitalis lanata
vinblastin - vinca rosea
3.Penemuan penisillin oleh A.flemming(1928)
Sejarah ilmu farmakologi
![]() |
| Johann Jakob Wepfer |
• Periode kuno (sebelum th 1700)
– Ditandai dengan observasi empirik penggunaan obat
dapat dilihat di Materia Medika
– Catatan tertua dijumpai pada pengobatan Cina dan
Mesir
– Claudius Galen (129–200 A.D.) orang pertama yg
mengenalkan bahwa teori dan pengalaman empirik
berkontribusi seimbang dlm penggunaan obat
• Theophrastus von Hohenheim (1493–1541 A.D.), atau
Paracelsus All things are poison, nothing is without
poison; the dose alone causes a thing not to be poison.”
• Johann Jakob Wepfer (1620–1695) the first to verify by
animal experimentation assertions about pharmacological
or toxicological actions


Tidak ada komentar:
Posting Komentar